Showing posts with label Vallentino Rossi. Show all posts
Showing posts with label Vallentino Rossi. Show all posts

Cerita Rossi-Honda Ternyata Hanya Guyon!

Thursday, August 11, 2011 | 0 comments

ITGP – Beberapa hari yang lalu media online (termasuk blog ini) ramai memberitakan rumor tentang rencana Valentino Rossi bergabung (atau come back) ke Honda. Marco Melandri mengklarifikasi berita tersebut sebenarnya hanya guyonan semata.
Twitter Melandri Cerita Rossi Honda Ternyata Hanya Guyon!
Melandri memang menjadi tokoh penting seputar rumor tersebut karena kutipan pernyataan dari rider Yamaha WSBK itulah yang dipakai sebagai dasar pemberitaan rumor tersebut. Lewat account Twitter-nya, rider pemakai nomor 33 itu mencoba meluruskan berita yang sudah terlanjur menyebar kemana-mana.
“Kidding i said Rossi was looking for an honda and everyone write it all over.. Why i have to be always like a bad boy? Let me just race”

Buon Compleanno Vale

Friday, August 5, 2011 | 0 comments

ITGP – Urbino, 16 Februari 1979, lahir seorang bayi laki-laki hasil buah cinta pasangan Graziano Rossi dan Stefania. Kala itu pasangan muda ini tentu belum mengetahui bahwa kelak, putranya yang diberi nama Valentino Rossi itu tumbuh menjadi seorang superstar arena balap motor kelas dunia. Meskipun sang ayah sendiri adalah seorang pembalap.
motogp test sepang 02 11 00011 Buon Compleanno Vale
Rossi memang punya bakat untuk menjadi superstar. Italiano ini memiliki rasa percaya diri yang begitu besar bahkan sejak belum menjadi juara dunia kelas 125cc sekalipun.
Musim pertamanya di kelas 125cc “hanya” finish di posisi ke-9 kelasemen akhir. Tapi lihatlah aksinya di tahun 1997. Rossi sudah beraksi melebihi seorang juara dunia 500cc. Dialah pelopor selebrasi “nyeleneh”. Bergaya ala Superman, Robinhood atau membawa boneka replika Claudia Schiffer adalah dianataranya.
Bukan cuma di lintasan dia beraksi, diluar trek pun Rossi sering berulah. Salah satunya yang paling fenomenal apalagi kalo bukan perseteruan panjangnya dengan sesama rider Italia, Max Biaggi. Sejak berlaga di kelas 125cc hingga kelas GP500, Rossi memang terkenal suka bicara ceplas-ceplos kepada media. Diapun sempat menjadi bulan-bulanan pers Italia hingga memutuskan tinggal di London – Inggris.
Selain kontroversi, rider yang pernah memakai nama julukan Rossifumi, Valentinik hingga The Doctor ini juga piawai mencetak sensasi. Akhir tahun 2003, Rossi memutuskan pindah dari Honda menuju Yamaha. Dan kejadian serupa terulang lagi pada tahun 2010 lalu dengan memastikan diri meninggalkan Yamaha menuju Ducati.
Kontroversi dan sensasi tentu hanya akan jadi bahan pergunjingan jika tak dibarengi dengan prestasi. Apa boleh buat, The Doctor punya semuanya. Karena itu dia tetap akan menjadi legenda sepanjang masa.
Hari ini, usianya genap 32 tahun. Rossi tentu sudah banyak berubah. Dia kini jauh lebih diplomatis saat menghadapi media. Diapun kini sudah tak terlalu sering membawa “mainan” ke lintasan. Namun dia tetaplah superstar yang berita apalagi kehadirannya pasti selalu dinanti.

Ducati Mundur Dari Superbike

| 0 comments

ITGP – Hingga saat ini memang belum ada media yang berhasil mengetahui secara pasti berapa nilai kontrak Valentino Rossi dengan Team Ducati, namun dipastikan jumlahnya jauh lebih tinggi dari nilai kontrak Rossi sebelumnya dengan Yamaha. Bahkan sempat beredar kabar, demi mewujudkan impian mempersunting The Doctor, Ducati rela menghentikan keikutsertaannya di ajang World Superbike. Dan kemarin (27/8/2010) Ducati secara resmi mengumumkan pengunduran diri team pabrikan Italia itu dari ajang WSBK. Jadi rumor itu benar?

ducati wsbk Ducati Korbankan Superbike Demi Rossi?
“Keputusan ini merupakan bagian dari strategi khusus yang dibuat oleh Ducati, tujuannya untuk lebih meningkatkan kandungan teknologi pada model produksi yang akan tiba di pasaran pada tahun-tahun mendatang”, kata Gabriele Del Torchio, Presiden dan CEO Ducati.
Sumber daya yang kini terlibat di team Ducati WSBK akan ditarik untuk pengembangan mesin di pabrik Ducati sehingga akan menghasilkan produk yang mumpuni di pasaran. Jika suatu saat nanti pabrikan Ducati kembali ke WSBK maka akan dicarikan team external dan bukan lagi mengambil sumber daya di perusahaan.
Alasan lain karena baru-baru ini World Superbike memberlakuakan peraturan baru. Ducati menafsirkan regulasi itu lebih condong ke arah persaingan antara motor prototipe bukan lagi motor berbasis mesin produksi massal seperti yang menjadi ideologi Superbike selama ini. Hal ini tentunya menyebabkan kenaikan biaya, baik untuk produsen maupun team yang berpartisipasi dalam kejuaraan. Hal ini jelas bertolak belakang dengan situasi ekonomi dunia saat ini yang salah satunya mengakibatkan sulitnya mendapat dukungan sponsor.

Melandri: “Rossi Sudah Menghubungi Gresini”

| 0 comments

ITGP – Gosip rencana kepergian Valentino Rossi dari team Ducati semakin santer berhembus. Rumor paling kencang adalah rencana Vale kembali ke Honda. Marco Melandri, teman dekat Rossi sekaligus mantan rider Honda Gresini dan Ducati menambah heboh rumor ini dengan pernyataan terbarunya.
Melandri Rossi 2009 Melandri: Rossi Sudah Menghubungi Gresini
“Saya tahu bahwa Valentino Rossi telah menghubungi Gresini untuk Honda di 2012. Semua ini menegaskan apa yang saya telah katakan beberapa waktu (lalu), bahwa pernikahan antara “Doctor” dan Ducati tinggal menghitung bulan”, kata Melandri seperti dikutip oleh situs The Racing Tribune.
Melandri sendiri sudah lebih dulu merasakan pengalaman pahit bersama team Ducati. Kebersamaannya dengan tim merah itu di tahun 2008 tak menghasilkan satu pun podium. Ironisnya, musim berikutnya bersama team Hayate Racing dia mampu tampil lebih baik dan sempat naik podium ke-2 walau hanya bermodalkan motor Kawasaki yang sama sekali tidak mendapat support pabrikan.
Kembali ke soal Rossi. Apakah ini hanya rumor untuk sekedar mengisi liburan musim panas? Entahlah. Yang jelas kabarnya di Italia sana memang lagi gencar berita rencana Rossi beralih ke Honda.
Beberapa waktu lalu, situs berbahasa Italia lainnya, Motoblog, juga sempat mengabarkan rumor tentang rencana Rossi membentuk tim sendiri dengan mengajak serta Jeremy Burgess dkk. Valentino dikabarkan akan menggunakan mesin Honda tetapi dengan chassis berbeda. Dan nama timnya katanya: RedBull VR46.

Frame Aluminium Ducati: Capirossi Yakin, Rossi Ragu

Thursday, July 28, 2011 | 0 comments

ITGP – Hasil yang diraih Ducati hingga melewati pertengahan musim 2011 jelas tidak membuat pabrikan asal Italia itu puas. Tetapi mereka masih jauh dari kata menyerah. Kabar terbaru, Ducati akan beralih ke frame aluminium menggantikan frame serat karbon. Loris Capirossi yakin perubahan  tersebut dapat meminimalisir problem Ducati saat ini, sementara Valentino Rossi lebih berhati-hati menmyikapi perubahan tersebut.
Rossi Capirossi Frame Aluminium Ducati: Capirossi Yakin, Rossi Ragu
“Dalam pendapat saya Ducati sudah bekerja untuk membuat motor yang berbeda. Kami telah meminta Filippo (Preziosi) membuat chassis nyata pada motor itu. Masalah dengan Ducati adalah rigidity (kekakuan). Anda tidak membuat kekakuan dengan swingarm dan front-end“, ungkap Capirossi seperti dilansir oleh MCN.
“Bagian yang paling penting adalah tengah dan mesin (dimana) Anda tidak dapat mengubah kekakuan. Anda dapat bekerja sedikit dengan (bagian) depan dan belakang tapi Anda tidak dapat melakukan apa-apa dengan mesin. Tidak ada flex di bagian tengah motor”, beber Loris lagi.
Ketika ditanya apakah Ducati secara khusus merenungkan kembali pada kerangka aluminium, Capirossi -yang kabarnya akan mengmumkan pensiun di seri Brno- menjawab: “Tentu Ducati berpikir tentang itu dan Valentino memberikan Ducati tekanan yang benar-benar keras dan inilah mengapa kita sudah melihat motor 2012.”
Ducati telah menggunakan frame serat karbon sejak tahun 2009 setelah meninggalkan frame tradisional tubular baja yang sudah dipakai sejak memasuki MotoGP tahun 2003. Tapi Capirossi mengatakan konsep yang sekarang tidak bekerja karena kurangnya front-end feeling.
“Anda tidak merasakan apa-apa. Anda tidak merasakan ban dan Anda tidak merasakan tanah. Saya tidak tahu apa yang terjadi, saya tidak punya feeling apapun dan saya tidak tahu di mana limitnya. Anda mencoba dan berpikir feeling tidak terlalu buruk tapi ketika Anda mencoba sedikit lebih Anda kehilangan bagian depan. Ini adalah masalah terbesar.”
“Bila Anda memiliki masalah dengan bagian belakang maka anda dapat mengontrol dan menggeser tetapi dengan (bagian) depan Anda tidak dapat melakukan apa-apa.”
Lain Capirex lain Rossi. Ketika ditanya apakah perubahan frame itu benar-benar akan mampu mengatasi masalah front-end pada motor Duacti, Rossi tak mau memberi jawaban tegas.
“Sungguh Saya tidak tahu karena saya seorang pembalap dan saya tidak memiliki jawabannya. Saya berharap di Ducati seseorang memiliki sebuah jawaban”, elak Rossi.
“Satu sudah cukup dan kami berharap ini adalah yang benar”, lanjut The Doctor.
Keraguan Rossi untuk mendesak direktur teknik Filippo Preziosi meninggalkan frame serat karbon didasarkan pada kenyataan bahwa frame serat karbon yang ada sekarang tidak sama dengan yang dipakai oleh Capirossi.

Finish ke Enam Rossi Tetap Naik Podium

Sunday, July 10, 2011 | 0 comments

ITGP – Balapan di circuit Mugello sesalu istimewa buat Valentino Rossi. Ribuan penggemar datang memberi dukungan. Apalagi saat ini Rossi balap untuk team Ducati, yang juga merupakan tuan rumah di Italia. Circuit Mugello, terutama di area tribun Ducati menjadi lautan merah. Mereka adalah para pendukung Ducati dan terutama fans The Doctor.
Mugello 2011 Rossi Tifosi Video: Finish ke 6 Rossi Tetap Naik Podium

Rossi pun selalu memberikan sesuatu yang istimewa buat para pendukung di kampung halamannya. Selalu tampil dengan helm dengan corak khusus adalah salah satunya. Tahun lalu, ketika tak bisa ikut balapan, Rossi menyapa para penonton di circuit melalui saluran telepon dari Rumah Sakit.
Tahun ini, sayangnya, sang raja Mugello tak mampu tampil maksimal. Jangankan memenangkan balapan, untuk bersaing di barisan depan saja dia tak kuasa. Ironisnya lagi, juara seri Mugello kali ini adalah Jorge Lorenzo, yang notabene banyak dibenci oleh fans The Doctor.
Sambutan dingin pun harus diterima Lorenzo saat naik podium. Maklum, rider Spanyol itu bukanlah orang yang mereka harapkan bergembira di atas podium Mugello. Dan demi mengurangi kekecewaan penonton Italia, Rossi akhirnya muncul di podium dan melakukan wawancara sekaligus menyapa para pendukungnya.

Makna Mata Di Helm Rossi

Saturday, July 2, 2011 | 0 comments

ITGP – Tak perlu menunggu lama untuk mengetahui apa maksud di balik gambar mata biru pada helm yang digunakan Valentino Rossi khusus untuk seri Mugello 2011. Proses pembuatan dan arti gambar tersebut disampaikan langsung oleh sang desainer, Aldo Drudi.
Rossi Blue Eye Mugello Makna Mata di Helm Rossi

“Langkah pertama adalah memutuskan tema, kali ini kurang spesifik untuk saat ini tapi masih berhubungan dengan apa yang terjadi tahun lalu. Ide spesifik datang dari Stefano Marchi, tangan kanan saya, dan Valentino segera menyukainya. Kami mengambil foto pupil Valentino, dan kemudian direproduksi di helm. Ada dua makna : hati-hati karena Mugello dapat menyiksa Anda, dan juga waspada karena cepat atau lambat banyak hal akan berbalik …”, penjelasan Aldo Drudi seperti dikutip oleh GPone.
“Tahun ini, kebalikan dari sebelumnya, kami benar-benar selesai sebelum waktunya. Dari konsep ke produksi hanya menghabiskan dua minggu. Foto itu dikombinasikan dengan Tricolore, untuk merayakan ulang tahun ke 150 unifikasi Italia, dan foto anjing Valentino, diambil oleh Vale sendiri. Vale memberikan persetujuan akhir pada hari Senin setelah Assen.”

Puas Dengan GP12, Bagaimana Dengan GP11

Friday, June 17, 2011 | 0 comments

ITGP – Usai melakukan uji coba terhadap Ducati GP12 di sirkuit Mugello, Valentino Rossi menyampaikan rasa senangnya atas perkembangan motor yang dipersiapkan untuk musim 2012 mendatang. Hal ini sangat kontras dibandingkan rasa frustrasi yang tak mampu disembunyikannya usai balapan di sirkuit Silverstone, Inggris.
Valentino Rossi Paddock Rossi Mulai Menyerah Dengan GP11?

Rossi sepertinya mulai terganggu dengan “tuduhan” banyak pihak yang menilainya telah gagal mengembangkan GP11. Usai balap, Rossi melontarkan pernyataan bahwa kegagalan di Silverstone bukan hanya tanggung jawabnya sendiri. The Doctor kemudian membagi rata kesalahan kepada tiga pihak. Dirinya sendiri, motor dan crew.
“Saya katakan bahwa kesalahan untuk akhir pekan ini harus dibagi sama dalam tiga bagian: Saya masih belum bisa naik motor dengan cara yang diperlukan (motor ini) untuk dikendarai, dan saya menerima 33% (kesalahan) saya, motor itu sendiri, terutama saat kering, tidak sekompetitif Honda dan Yamaha, jadi 33% lain untuknya; dan akhirnya tim saya harus bekerja lebih efektif selama akhir pekan, karena kami lebih lambat dari Hayden sepanjang waktu. Saya lebih dekat ke depan pagi ini saat basah di sesi warm-up, tapi kemudian dalam race motor saya sulit untuk dikendarai sepanjang waktu. Nicky, di sisi lain, bisa memiliki race yang cukup bagus, termasuk seting lap tercepat, menunjukkan bahwa Ducati setidaknya kompetitif saat basah. Ini berarti bahwa pihaknya melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada kami untuk (urusan) memilah motor”, ungkap Rossi kepada GPone.
Sebelumnya nyaris belum pernah Rossi mengeluarkan pernyataan seperti itu. Bahkan saat kondisi terburuk bersama Yamaha di musim 2006 dan 2007 sekalipun. Lalu simak juga pernyataan Rossi berikutnya perihal update yang dilakukan pabrikan Ducati yang belum tentu bisa membantu walaupun dia merasa sudah memberi indikasi yang benar ke pihak pabrikan.
“Tidak akan ada perubahan radikal, kita perlu memilah 2 atau 3 hal, dan saya berharap memiliki update sesegera mungkin, walaupun itu tidak akan siap sebelum Mugello. Saya tidak bisa mengatakan apakah itu berguna sampai saya benar-benar mencobanya. Kami telah memberikan indikasi khusus untuk pabrikan, tetapi hanya ketika kita mencobanya kita akan tahu apakah kita telah memberi mereka indikasi yang benar, dan jika Ducati mampu menerjemahkannya ke dalam update yang berguna.”
Ada nada kekecewaan terhadap ketidakmampuan pihak pabrikan Ducati dalam menerjemahkan apa yang diinginkan Valentino Rossi. Semoga saja ini hanya kekecewaan sesaat. Musim 2011 baru berjalan 6 seri, itu artinya peluang masih terbuka. Masalahnya mesin 800cc hanya akan digunakan hingga akhir musim 2011 ini. Mungkin karena itu Ducati berinisiatif mengembangkan GP11 dan GP12 secara paralel.

Rossi dan Hayden Puas dengan GP12 nya

Thursday, June 16, 2011 | 0 comments

ITGP – Ducati telah menyelesaikan serangkaian private test di sirkuit Mugello. Test berlangsung tiga hari (13-15/06/2011). Hari pertama uji coba untuk GP11 dilakukan oleh dua test rider mereka, Franco Battiani dan Vittoriano Guareschi. Hari kedua Nicky Hayden menguji GP12 dan di hari terakhir giliran Valentino Rossi.
Rossi Preziosi Mugello Test Rossi dan Hayden Puas Dengan Performa GP12

Secara umum baik Hayden maupun Rossi mengaku puas terhadap performa awal GP12.
“Ini adalah hari yang positif, walaupun kondisi track pagi ini tidak bagus karena hujan semalam. Itu menyebabkan kita sedikit terlambat memulai, tapi kami bekerja pada setup dan beberapa perubahan baru yang telah dibuat untuk GP12. Saya mulai merasa lebih baik setelah istirahat makan siang, ketika matahari membuat kondisi track lebih baik”, ungkap Hayden yang dilansir dalam rilis resmi Team Ducati.
Sedangkan Valentino Rossi yang sebelumnya sudah pernah naik GP12 di Mugello kali ini diberi kesempatan menguji di hari terakhir. Tak jauh beda dengan Hayden, Rossi pun mengakui pengembangan motor untuk musim 2012 itu cukup memuaskan.
Hayden GP12 Mugello Test Rossi dan Hayden Puas Dengan Performa GP12
“Ini adalah tes lain yang positif. Kami memiliki sejumlah hal untuk dicoba, termasuk langkah baru dengan chassis yang (ternyata) saya sukai. Secara umum feeling sudah bagus. Saya sudah menyukai mesin ini saat pertama kali saya mencobanya, dan sekarang kami juga membuat kemajuan dengan motor terakhir. Tentu, kita harus melihat saat yang lain mencoba motor 2012 mereka, tetapi sejauh yang kita khawatirkan, untuk saat ini kita puas, motor kami sudah baik”, ungkap The Doctor.

Performa Hayden Bikin Rossi Tak Khawatir

Saturday, June 11, 2011 | 0 comments

ITGP – Catatan waktu Valentino Rossi pada dua kali sesi latihan bebas Jumat kemarin masih kalah jauh dibandingkan hasil yang ditorehkan rekan satu teamnya, Nicky Hayden. Selain cuaca yang kurang mendukung saat sesi Free Practice 2, fakta bahwa ini adalah balapan pertama Rossi di sirkuit Silverstone sepertinya memberi sedikit hambatan. Walaupun saat peresmian The Silverstone Wing, Rossi sempat “mencuri” kesempatan mencoba lintasan Silverstone dengan Ducati 1198.
Rossi Hayden MotoGP Silverstone: Performa Hayden Bikin Rossi Tak Khawatir
Pada sesi Free Practice 1 (FP1) catatan waktu The Doctor berada di deretan ke-12, tertinggal 3.327 detik dari Casey Stoner yang menjadi rider tercepat. Sedangkan Hayden mampu lebih baik dan berada di posisi ke-4 dengan selisih 1.030 detik atas Stoner.
Saat Free Practice 2 (FP2) yang berlangsung dalam kondisi basah, peringkat Rossi naik ke posisi 9 namun gap dengan Stoner yang lagi-lagi menjadi rider tercepat masih 3.769 detik. Sementara Hayden kembali lebih baik dengan selisih hanya 1.404 detik dari Stoner dan berada di peringkat ke-3.
“Hari ini adalah hari yang berat, tetapi bukan yang terburuk sejak kami datang ke Ducati: ada yang lebih keras dari ini. Cuaca buruk bagi sebagian besar, dan itu tidak membantu kami. Kami tahu kami mulai dengan cacat, karena dibandingkan dengan yang lain saya kurang pengalaman tahun lalu. Kami sedikit di belakang. Kami saat ini sedang mencoba untuk menemukan keseimbangan yang baik untuk motor, tapi mengingat bahwa kita masih meluangkan waktu untuk pengenalan track  dengan baik, tentu saja lebih menantang dalam kondisi ini. Kami mengalami kesulitan saat basah, dimana biasanya kami cukup kuat, jadi jelas masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kita tahu bahwa motor dapat berjalan dengan baik karena hari ini Nicky cepat di kedua kondisi, dan itu positif. Saya suka Silverstone. Ini adalah track yang bagus–a little old-school, indah dan cepat. Besok kita akan membuat beberapa perubahan besar untuk set-up“, ungkap Rossi seperti dilansir situs GPone.
Meski mengawali seri ke-6 ini dengan cukup sulit, namun Valentino mengaku tak khawatir. Apalagi dengan kemyataan team-mate nya mampu tampil bagus di hari pertama.
“Nicky sangat cepat hari ini, dan ia memiliki balapan yang baik di sini tahun lalu. Performanya jelas membuat saya merasa sedikit lebih baik, juga karena kita selalu berbagi data dalam team kami. Biasanya yang lebih lambat mengambil beberapa inspirasi dari yang lebih cepat, jadi kita pasti akan membandingkan data kami dan melihat apa yang keluar. Walaupun Nicky dan saya memiliki gaya yang berbeda dan preferensi motor sedikit berbeda.”

 
© Copyright 2011-2012 Simoncelli MotoGP All Rights Reserved.
Template Design by Simoncelli MotoGP | Published by Bloggers Templates | Powered by Blogger.com.