Showing posts with label GP Italy. Show all posts
Showing posts with label GP Italy. Show all posts

Finish ke Enam Rossi Tetap Naik Podium

Sunday, July 10, 2011 | 0 comments

ITGP – Balapan di circuit Mugello sesalu istimewa buat Valentino Rossi. Ribuan penggemar datang memberi dukungan. Apalagi saat ini Rossi balap untuk team Ducati, yang juga merupakan tuan rumah di Italia. Circuit Mugello, terutama di area tribun Ducati menjadi lautan merah. Mereka adalah para pendukung Ducati dan terutama fans The Doctor.
Mugello 2011 Rossi Tifosi Video: Finish ke 6 Rossi Tetap Naik Podium

Rossi pun selalu memberikan sesuatu yang istimewa buat para pendukung di kampung halamannya. Selalu tampil dengan helm dengan corak khusus adalah salah satunya. Tahun lalu, ketika tak bisa ikut balapan, Rossi menyapa para penonton di circuit melalui saluran telepon dari Rumah Sakit.
Tahun ini, sayangnya, sang raja Mugello tak mampu tampil maksimal. Jangankan memenangkan balapan, untuk bersaing di barisan depan saja dia tak kuasa. Ironisnya lagi, juara seri Mugello kali ini adalah Jorge Lorenzo, yang notabene banyak dibenci oleh fans The Doctor.
Sambutan dingin pun harus diterima Lorenzo saat naik podium. Maklum, rider Spanyol itu bukanlah orang yang mereka harapkan bergembira di atas podium Mugello. Dan demi mengurangi kekecewaan penonton Italia, Rossi akhirnya muncul di podium dan melakukan wawancara sekaligus menyapa para pendukungnya.

Yamaha Mundur, Ducati Maju, Hasilnya Beda

| 0 comments

ITGP – Seri Mugello jelas menjadi race terketat diantara delapan seri yang sudah berlangsung sepanjang musim 2011 ini. Di seri inilah untuk pertama kalinya posisi 5 besar baru bisa ketahuan di lap terakhir. Selain itu, Grand Prix Italia juga kembali membuka beberapa fakta.
motogp mugello 2011 podium Yamaha Mundur, Ducati Maju, Hasilnya Beda

Pertama, tentu kembali kompetitifnya performa Yamaha. Dua rider Yamaha Factory Racing secara bergiliran memenangkan balapan. Ben Spies di Assen dan Jorge Lorenzo di Mugello. Keberhasilan Lorenzo menaklukkan dua rider Repsol HOnda, Casey Stoner dan Andrea Dovizioso serta suksesnya Spies mengatasi perlawanan Marco Simoncelli juga menunjukkan YZR-M1 sudah bisa mengimbangi kekuatan Honda RC212V. Dan semua itu tak lepas dari keputusan Yamaha kembali memakai chassis 2010.
Bertolak belakang dengan Yamaha, team Ducati justru mengambil langkah sebaliknya. Mereka memasang mesin 800cc pada chassis (dan komponen-komponen lainnya) yang dipersiapkan untuk musim depan. Setelah dua seri dipakai, apa boleh buat, hasilnya belumlah bisa dikatakan memuaskan.
Hasil yang dicapai Valentino Rossi di Mugello kali ini bahkan seolah-olah memberi pembenaran terhadap FIM. Lha apa hubungannya dengan FIM?
Begini. Menjelang seri Assen, Ducati mengumumkan bahwa Rossi akan balapan dengan GP12 yang bermesin 800cc (dinamai GP11.1). Sejak pengumuman itu, gelombang kritik mengarah kepada federasi balap motor dunia (FIM). Banyak media menganggap FIM telah teledor membuat regulasi sehingga dengan mudah dimanfaatkan oleh pihak Ducati.
Lalu apa hubungannya degan GP Mugello?
Rossi adalah raja circuit Mugello. Dia sudah memenangkan balapan di sana sebanyak 7 kali berturut-turut (2002-2008). The Doctor juga sudah sempat menguji GP12 di circuit yang sama sebanyak dua kali. Dan menurutnya, motor itu jauh lebih baik dari GP11.
Tetapi ketika GP12 dipasangkan dengan mesin 800cc ternyata hasilnya tidaklah terlalu istimewa, setidaknya setelah berjalan dua seri. Dengan kata lain, keputusan FIM memberi kesempatan rider resmi menguji motor untuk 2012 tidak serta merta bisa dimanfaatkan oleh pabrikan sebagai ajang pengembangan pacuan mereka untuk musim 2011 yang sedang berjalan.
Singkatnya, mesin 800cc dengan 1000cc memiliki karakteristik yang berbeda. Meskipun keduanya dipasang pada wadah yang sama, belum tentu akan menghasilkan output yang sama juga.
Selain soal keputusan Yamaha dan Ducati tersebut, hal menarik lainnya dari GP Italia tentu adalah sepak terjang Andrea Dovizioso. Keputusannya untuk menyalip sang team-mate Casey Stoner telah menyelamatkan Honda dari tudingan praktek team order. Walaupun bukan tidak mungkin hal itu akan memberi Dovi masalah kedepan karena bagaimanapun tindakannya justru menolong Lorenzo mendekati poin Stoner di kelasemen.
Tentu saja kita tidak berharap hal itu terjadi. Sayangnya Dovi tidak berhasil meraih kemenangan di kampung halamannya. Karena jika itu terjadi tentu saja dia justru malah menjadi pahlawan buat Stoner. Tetapi musim masih tersisa lebih dari setengah, dengan unggul 19 poin, Stoner masih punya kans besar untuk kembali jadi juara dunia MotoGP. Dari sudut pandang penonton, jarak poin yang tak terlalu lebar antar rider tentu membuat seri demi seri MotoGP kian menarik untuk dinanti.

Test Resmi Motor Bermesin 1000cc Sepi

| 0 comments

ITGP – Awalnya test resmi Mugello usai race direncanakan menjadi test resmi pertama motor 1000cc dari pabrikan peserta MotoGP serta team baru yang sudah memastikan ikut bergabung. Nyatanya, dalam test resmi tersebut hanya Marc VDS Racing Team yang menguji motor bermesin 1000cc.
Marc VDS BMW Pabrikan Masih Sembunyikan Motor 1000cc?

Yamaha yang sebelumnya sudah mengkonfirmasi akan menunjukkan ke publik untuk pertama kalinya motor 1000cc mereka di Mugello, memutuskan mengundur jadwal test hingga usai GP Brno. Sedangkan Ducati memilih melakukan uji coba sendiri sebelum Grand Prix Italia berlangsung. Keduanya lantas melewatkan sesi test resmi kali ini.
Sementara Honda lebih memilih fokus melakukan uji beberapa komponen untuk motor 800cc mereka. Sebelumnya Casey Stoner sudah sempat mencoba Honda 1000cc di circuit Jerez selama dua hari, sedangkan Dani Pedrosa belum sempat mencobanya karena saat private test itu berlangsung ia masih cedera.
HRC kemudian memastikan test Mugello adalah test terakhir dengan mesin 800cc. Uji coba-uji coba berikutnya akan menggunakan motor prototype untuk musim 2012 mendatang.
Bagaimanapun juga terlihat seperti ada kesengajaan para pabrikan untuk tidak menunjukkan prototype 1000cc mereka pada official test Mugello.

Usai Balapan, Dovi Terharu

Monday, July 4, 2011 | 0 comments

ITGP – Andrea Dovizioso menjalani balapan yang fantastis di Mugello. Bukan cuma lantaran untuk pertama kalinya di musim 2011 ini ia berhasil mengalahkan rekan satu timnya, Casey Stoner tetapi juga karena sensasi luar biasa yang dirasakannya di depan publik Italia. Bahkan sampai-sampai Dovi mengaku menangis usai balapan.
Dovizioso Mugello Dan Dovizioso Pun Menangis!

“Saya hampir malu mengakuinya, tapi saya menangis setelah balapan. Melihat semua orang bersorak untuk saya dan mendesak saya tampil hebat, dan itu tidak pernah terjadi pada saya sebelumnya. Hanya pada lap terakhir saya menyadari adalah mungkin untuk mengalahkan Stoner.. “, ungkap Dovizioso seperti dikutip oleh GPone.
Namun apa boleh buat, Dovi juga tak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena tidak berhasil menjadi juara, padahal ia sangat dekat dengan Jorge Lorenzo yang akhirnya sukses meraih kemenangan keduanya di musim 2011 ini.
“Kurang dari satu detik di belakang Jorge, benar-benar race yang intens. Track ini menawarkan grip yang bagus tapi kami bertiga benar-benar pada limit dari (kemampuan) ban”, lanjut Dovizioso.
Dovi bisa dibilang kebalikan dari Marco Simoncelli. Tak terlalu menonjol dalam sesi latihan dan kualifikasi tetapi selalu bisa tampil kuat saat balapan.
“Pendekatan saya untuk sesi latihan berbeda dari rider lain. Mungkin saya tidak menunjukkan banyak hal, tapi saya tahu saya cepat di sini.”
Saat ini rider bernomor 4 itu berada di urutan ketiga dalam kelasemen, hanya 14 poin di belakang Lorenzo dan 33 poin dari Stoner. Berarti peluang untuk meraih title juara dunia masih terbuka baginya.
“Kejuaraan masih terbuka, saya merasa benar-benar baik, dan saya belum pernah begitu konsisten dan cepat pada saat ini di musim ini. Kelihatannya seperti Yamaha yang sedikit lebih rendah daripada Honda, tapi saya tahu itu tidak terjadi. RC212V memiliki lebih banyak power, namun M1 lebih halus dan lebih baik saat melalui tikungan.”
Sayangnya, Dovi mengaku hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kelangsungan nasibnya di team Repsol Honda untuk musim depan.
“Saya sudah mulai berbicara dengan orang-orang dari Honda, tetapi tidak belum ada yang definitif. Tergantung pada anggaran yang tersedia dan keputusan akhir yang mereka buat..”
facebook Dan Dovizioso Pun Menangis!

Simoncelli : Kali Ini Saya Menggunakan Otak

| 0 comments

ITGP – Marco Simoncelli kembali gagal naik podium, bahkan ketika balapan di kampung halamannya sendiri, Italia. Namun, rider San Carlo Honda Gresini itu mengaku tidak terlalu kecewa. Setidaknya dia merasa kini sudah bisa balapan pakai otak.
Sic vs Spies Mugello 2011 Simoncelli: Kali Ini Balapan Pakai Otak

“Anda belajar dari kesalahan Anda. Atau setidaknya saya berharap begitu”, komentar Super Sic seperti dikutip oleh GPone.
“Saya memiliki balapan yang baik, tapi dari awal ban belakang banyak mengalami sliding saat panas. Saya mencoba untuk bertahan di depan Ben (Spies) dan memasuki tikungan terakhir pada line ketat, tapi ia berhasil melewatinya lebih baik dariku”, aku si kribo jujur.
Secara keseluruhan Simoncelli mengaggap apa yang diraihnya di Mugello adalah hasil yang positif meskipun tentu harus lebih ditingkatkan lagi untuk kedepannya.
“Kita masih perlu perbaikan, tapi saya katakan kami berada di track yang benar. Lucunya adalah saya selalu berhasil finish di balapan yang ketat, daripada di (balapan) yang mudah, padahal seharusnya lebih mudah untuk mengontrol gap, segala sesuatunya selalu tidak beres.”
Belum mampunya dia meraih podium di kelas primer juga tak terlalu membuatnya kecewa. Karena setidaknya kini ia merasa sudah bisa balapan dengan menggunakan akalnya.
“Saya menggunakan otak saya hari ini dan berkonsentrasi terutama untuk menyelesaikan perlombaan..”, ujarnya seolah ingin menjawab tudingan Dani Pedrosa yang mengatakan kepalanya tak berisi apa-apa selain rambut.
Nggak fair tentu jika menelan mentah-mentah pernyataan Simoncelli. Makanya mari kita simak komentar rider yang dihadapinya di Mugello hingga detik-detik terakhir menjelang finish.
“Marco dan saya bersenang-senang, kami beberapa kali saling menyalip dan dia (bermain) bersih sehingga saya senang!”, demikian komentar Ben Spies usai race seperti dilansir dalam rilis resmi Yamaha.

Kualifikasi MotoGP Mugello

Saturday, July 2, 2011 | 0 comments

ITGP – Berhasil mencetak waktu tercepat dalam sesi kualifikasi (QP) di circuit Mugello, Italia, Casey Stoner berhak mengawali balapan esok hari (3/7/2011) dari grid pertama. Ini adalah pole position ke-5 Stoner di musim 2011 dan merupakan pole position ke-27 sepanjang karirnya di kelas primer.
Stoner QP Mugello 2011 Kualifikasi MotoGP Mugello: Pole Position Ke 27 Stoner

Grid ke-2 MotoGP Mugello besok akan ditempati oleh rider Yamaha Factory Racing, Ben Spies disusul oleh dua rider tuan rumah, Marco Simoncelli dan Andrea Dovizioso. Sedangkan rekan satu tim Spies, Jorge Lorenzo yang sempat menjadi yang tercepat pada sesi FP3 hanya mampu menempati grid ke-5.
Dua grid berikutnya akan diisi oleh rider dari team Yamaha Tech 3, Colin Edwards dan Cal Crutchlow. Lalu disusul oleh Dani Pedrosa yang sepertinya belum menemukan performa terbaiknya pasca istirahat selama proses penyembuhan akibat cedera di Le Mans.
Sesi kualifikasi ini sempat diwarnai turunnya hujan. Ini menyebabkan catatan waktu para rider menjelang sesi berakhir menjadi drop.
Berikut adalah hasil Qualifying Practice (QP) MotoGP 2011 seri ke-8, Mugello – Italia:
1 Casey Stoner/Australia/HONDA/Repsol Honda/1’48.034
2 Ben Spies/USA/YAMAHA/Yamaha Factory Racing/+0.445
3 Marco Simoncelli/Italia/HONDA/San Carlo Honda Gresini/+0.451
4 Andrea Dovizioso/Italia/HONDA/Repsol Honda/+0.660
5 Jorge Lorenzo/Spanyol/YAMAHA/Yamaha Factory Racing/+0.722
6 Colin Edwards/USA/YAMAHA/Monster Yamaha Tech 3/+0.940
7 Cal Crutchlow/GBR/YAMAHA/Monster Yamaha Tech 3/+0.987
8 Dani Pedrosa/Spanyol/HONDA/Repsol Honda/+1.364
9 Nicky Hayden/USA/DUCATI/Ducati Team/+1.475
10 Hector Barbera/Spanyol/DUCATI/Mapfre Aspar Team/+1.629
11 Karel Abraham/Ceska/DUCATI/Cardion AB Motoracing/+1.644
12 Valentino Rossi/Italia/DUCATI/Ducati Team/+1.868
13 Hiroshi Aoyama/Jepang/HONDA/San Carlo Honda Gresini/+2.122
14 Alvaro Bautista/Spanyol/SUZUKI/Rizla Suzuki MotoGP/+2.426
15 Randy De Puniet/Prancis/DUCATI/Pramac Racing/+2.617
16 Toni Elias/Spanyol/HONDA/Honda LCR MotoGP/+2.708

 
© Copyright 2011-2012 Simoncelli MotoGP All Rights Reserved.
Template Design by Simoncelli MotoGP | Published by Bloggers Templates | Powered by Blogger.com.