Garis Putih Membuat Lorenzo “Melantai”

Wednesday, July 29, 2009 | 0 comments


Jorge Lorenzo harus membayar harga yang mahal karena melakukan late braking hanya beberapa centimeter dari garis batas pada Grand Prix Inggris di Donington Park, pengincar gelar-muda ini terpeleset setelah menyentuh garis putih yang merupakan batas pada trek ini. Kejadian ini terjadi pada saat Lorenzo mengerem menuju tikungan terakhir pada lap kesembilan dari 30 lap yang berlangsung pada kondisi yang licin, terlihat bahwa ban slick digunakan pada keadaan meningkatnya kondisi basah di lintasan.

Motor M1 Lorenzo langsung roboh setelah terpeleset karena menyentuh garis batas dan membuat Lorenzo berhenti untuk kedua kalinya dalam musim ini. Pembalap berumur 22 tahun ini mencoba untuk kembali ke lintasan, namun motornya tersangkut dibawah pagar pembatas. Pada awal balapan Lorenzo melakukan overtaking dengan berani menuju tikungan Craner Curves untuk pertama kalinya dan kembali ke depan pada lap 5.


“Aku melakukan start dengan baik dan beberapa lap awal berlangsung dengan baik, aku merasa cukup nyaman di depan,” kata Lorenzo. “Sayangnya pada tukungan terakhir lap sembilan aku melakukan kesalahan kecil dengan merubah racing line-ku dan menyentuh garis putih, kemudian gak ada yang bisa aku lakukan. Treknya benar-benar licin sekali. Aku baik-baik aja dan kembali tapi motorku rusak parah.”

“Tentu saja aku sedih dan kecewa, tapi inilah balapan dan perasaan ini gak akan membantu. Kamu hanya harus belajar dari sebuah kesalahan seperti ini dan melihat ke depan.”

Valentino Rossi yang juga terjatuh di lap 20 pada saat memimpin, namun dapat meneruskan balapan dan mendapatkan posisi kelima. Dengan 11 poin Rossi mampu memberikan keuntungan posisinya di klasemen dengan selisih dari 14 menjadi 25 poin dengan tujuh seri yang tersisa.

“Valentino beruntung karena dia dapat melanjutkan balapan, tapi sayangnya ini bukanlah hari kami,” sahut Lorenzo sambil mengangkat bahu. “Aku akan menikmati liburan dulu sekarang, walaupun dengan hasil ini dan akan melakukan banyak latihan sehingga kami bisa kembali dengan kekuatan penuh di Brno.”

Sementara itu manajer tim Lorenzo – Daniele Romagnoli menimpali, “Benar-benar hari yang gila! Kami kehilangan kesempatan besar untuk mendapatkan poin dan hasil yang baik. Sayangnya juga motornya menghantam dan tersangkut di bawah pagar, sehingga gak ada kesempatan buat Lorenzo untuk meneruskan balapan.”

Lorenzo dan Rossi tidak menggunakan baju balap Dainese yang dilengkapi dengan airbag karena hujan. Hal ini dilakukan mengingat pergerakan pembalap yang tidak teratur karena kondisi yang licin, karena gerakan tidak teratur dapat memicu kesalahan sistem kerja airbag itu sendiri. Beruntung kedua pembalap Fiat Yamaha ini tidak cidera saat terjatuh.

Donington Park Obral Podium

Monday, July 27, 2009 | 0 comments



Balapan di Donington Park pada akhir pekan lalu merupakan akhir dari perjalanan sirkuit ini dalam menggelar event balap motor yang paling bergengsi, namun Donington mengakhirinya dengan memberikan podium bagi para pembalap papan tengah MotoGP. Kamu semua pasti deg-degan ketika para pembalap top harus tersingkir dari grup terdepan. Itulah namanya balapan, apapun bisa terjadi pada pembalap manapun. Ini adalah balapan pertama dalam musim 2009 dimana terjadi semi flag-to-flag dan pembalap Repsol Honda berhasil bertahan dari kekacauan cuaca – dimana hujan rintik-rintik mengguyur sirkuit – sehingga berhasil berdiri di puncak podium tertinggi Donington Park ini.



Balapan ini menjadi salah satu balapan yang paling tak terduga dalam beberapa tahun belakangan. Dengan trek yang berliku dan tikungan yang cukup tajam dan ditambah oleh guyuran hujan yang tak merata, menyebabkan jatuhnya dua pembalap teratas di klasemen MotoGP. Keputusan sebelum balapan menjadikan salah satu pesaing gelar MotoGP juga harus menghadapi malapetaka, dan para pembalap bertahan tanpa menukar motor.



Dovi yang hanya menempel dengan para pemimpin lomba akhirnya bisa mendapatkan hibah posisi yang lebih tinggi setelah para pembalap terdepan melakukan kesalahan. Dovi yang menguntit Valentino Rossi sejak Lorenzo terjatuh tak mampu menyalip, hingga Rossi kehilangan grip pada ban belakangnya di tikungan lambat ke kiri. Beruntung Rossi dapat meneruskan lomba karena motornya masih berfungsi dengan baik, bahkan Rossi mampu mengejar hingga posisi kelima dengan mendapatkan 10 detik waktu yang hilang setelah tercampak ke posisi 11.




Pembalap yang mendapat jatah podium kali ini adalah Colin Edwards dan Randy de Puniet, kedua pembalap ini menyuguhkan aksi yang menghibur hingga akhirnya Edwards dapat menyalip de Puniet di tikungan tajam terakhir. Bagi Edwards dan de Puniet, hasil ini merupakan hasil terbaik dan podium pertama mereka pada musim 2009 ini, mengingat persaingan di kancah MotoGP setiap tahunnya semakin sulit.



Pada saat balapan akan dimulai, terlihat ketidakpastian dan ketidakstabilan cuaca dengan turunnya gerimis pada saat lampu start padam. Lorenzo yang memimpin balapan setelah beberapa lap, akhirnya harus terjatuh setelah memotong garis batas sirkuit yang licin dan tidak dapat meneruskan balapan. Kecelakaan juga ditandai oleh jatuhnya Toni Elias yang highside di tikungan yang sama tempat Jorge Lorenzo terjatuh.



Tim Ducati Marlboro yang terdiri dari Casey Stoner dan Nicky Hayden merupakan satu-satunya pembalap yang menggunakan ban basah di antara grid MotoGP, dan hal ini menjadi musibah besar bagi mereka dengan hanya turunnya gerimis – sehingga mereka off pace. Kedua pembalap pabrikan ini di overlap oleh pimpinan balapan sebelum pertengahan balapan. Tentu saja ini adalah hal yang sangat memalukan bagi Stoner yang memenangkan balapan di sirkuit ini pada dua tahun terakhir.



Saat ini Rossi memimpin klasemen pembalap dengan mengembangkan jarak sebesar 25 poin terhadap pesaing terdekatnya yang merupakan teman satu timnya.

Ducati Jadi Idiot di Donnington

| 0 comments


Ducati melakukan perjudian besar di MotoGP Inggris. Mereka kalah dalam perjudian itu karena pada akhirnya kedua pembalapnya finis paling belakang.

Casey Stoner dan Nicky Hayden hanya bisa finis pada posisi 14 dan 15 dan tertinggal satu lap. Itu terjadi setelah hujan tidak lebat mengguyur lintasan meski kedua mantan juara dunia itu sudah lebih dulu memilih untuk memakai ban basah.

"Itu adalah perjudian dan akhirnya menjadi kesalahan," aku bos Ducati Corse Livio Suppo kepada Autosport.

"Tim sudah menginformasikan kepada kedua pembalap bahwa yang lain menggunakan ban kering, jadi kami menyarankan untuk menggunakan ban kering juga. Tapi mereka bagian belakang sirkuit terlalu basah untuk menggunakan ban kering," papar dia.

Suppo sendiri memahami alasan kedua pembalapnya itu ngotot berjudi menggunakan ban basah. Maka dari itu dia pun tidak mau menimpakan kesalahan kepada Hayden ataupun Stoner atas penampilannya.

"Saya pikir mereka dipengaruhi fakta bahwa mereka cepat di pemanasan yang basah, terutama Nicky. Jadi kami mungkin sangat berharap hujan turun, Casey karena kondisi tubuhnya dan Nicky karena dia sangat cepat pagi ini dan lambat saat lintasan kering."

"Sekali lagi saya bertanggung jawab atas semuanya. Dalam tugas saya, saya bisa saja menyarankan pembalap untuk melakukan sesuatu tapi jika berkaitan dengan keamanan saya tak bakal memaksakan apa-apa," demikian dia.

Hasil yang dituai Ducati di Donnington ini adalah hasil terburuk sejak tim itu bergabung di kelas MotoGP tahun 2003 silam. Suppo pun tak mencoba beralibi apa-apa dan minta maaf.

Sheridan Morais Finish di posisi 6

Sunday, July 26, 2009 | 0 comments


Afrika Selatan-rider Sheridan Morais, untuk berdiri di Doni Tata Pradita, apakah depan ras di Brno, 6. Finishing dalam posisi di depan Riders besar seperti ex-World Champion Kenan Sofuoglu dan Andrew Pitt.


Sheridan mulai dari 13th posisi di grid. Dia 13th pada akhir putaran pertama, progressed ke-11 pada putaran kedua dan pergi ke tempat 9. Pada putaran 5. Ia kemudian lulus dan telah Kenan Sofuoglu yang sangat baik dengan peperangan Italia Massimo Roccoli, yang naik untuk tim lokal Intermoto Ceko. Morais akhirnya selesai hanya di depan Roccoli dengan Garry McCoy tidak jauh tertinggal.

Ini adalah hasil yang besar bagi Tim Yamaha YZF, menunjukkan bahwa R6 sangat kompetitif. Dalam perlombaan, ia adalah mesin yang terbaik dengan kecepatan maksimum, yang menunjukkan kualitas persiapan mesin.

Perlombaan yang dimenangkan oleh Fabien Foret (Yamaha) setelah timnya mate Cal Crutchlow dipimpin untuk kebanyakan acara tapi harus pensiun.

Sheridan Morais: "Ini adalah cemerlang. Saya mempunyai baik dan saya progressed baik. It was a great perlombaan dengan Massimo Roccoli dan Kenan Sofuoglu. I really enjoyed it. Terima kasih kepada Bela dan semua orang dalam tim yang melakukan pekerjaan yang sangat bagus. "

Manajer tim Bela Garcia: «Tim progressed well-akhir bulan ini dan posisi 6. Merupakan hasil. Hal ini merupakan kesempatan baik bagi kita untuk menyempurnakan kami baru Magnetti-Marelli suntikan. Ini akan sangat membantu bila kita tetap rider Doni Tata Pradita akan segera kembali bersama kami. Terima kasih untuk Sheridan dan untuk seluruh tim yang sangat baik untuk kualitas pekerjaan yang telah dilakukan. "

Doni Tata Digantikan Sheridan Morais

Saturday, July 25, 2009 | 0 comments


Seperti telah diberitakan sebelumnya, Doni mengalami cedera di bahu saat kecelakaan di seri Donnington. Dan menjelang balap WSS di Brno akhir minggu ini, kondisi Doni belum siap untuk turun balap pasca operasi.


Karena alasan itulah, pembalap asal Afrika Selatan Sheridan Morais akan menggantikan Doni di seri yang berlangsung di Republik Ceko tersebut. Martial Garcia sebagai manajer tim menyambut positif hal tersebut.

“Kami senang mendapatkan Sheridan Morais untuk balapan di Brno. Ini adalah kesempatan besar untuk tim kami. Kami mengharapkan Doni Tata cepat pulih dan segera bergabung dengan kami di Nurburging,” ujarnya.

Morais yang kini berusia 24 tahun bukan pembalap baru di Superbike. Dirinya finish di posisi ke 11 dan ke 13 pada balap WSBK seri Kyalami dengan Kawasaki. Morais juga memiliki tiga musim pengalaman di FIM Superstock secara keseluruhan.

Kenangan Donington Park: 1987-2008

Thursday, July 23, 2009 | 0 comments


Balapan akhir pekan yang akan digelar di Donington Park akan menjadi perhelatan terakhir karena mulai tahun 2010 MotoGP akan menggunakan sirkuit Silverstone. Donington Park telah menjadi tuan rumah dalam menyelenggarakan event balap motor terhebat di jagad raya ini sejak tahun 1987. Berikut beberapa hal yang menarik untuk kita simak tentang ihwal yang pernah terjadi di sirkuit ini.

285 km/jam – Kecepatan tertinggi yang pernah dicatatkan oleh Loris Capirossi pada tahun 2004 dengan menggunakan Ducati 990cc.

67 – Sirkuit ini pernah mengadakan 67 kali balapan khusus motor.

27 – Honda merupakan pabrikan yang paling sukses di sini, karena telah mengumpulkan 27 kemenangan di semua kelas. Kemenangan pertama dicetak oleh Toni Mang pada tahun 1987 di kelas 250cc.

27 – Pembalap Italia paling sukses balapan di sini, karna telah mencatatkan 27 kemenangan.

23 – Perhelatan tahun ini merupakan perhelatan ke-23 berturut-turut yang diadakan di Donington Park dalam menggelar GP Inggris.

17 – Loris Capirossi menjadi pembalap yang terbanyak melakukan balapan di sini dengan 17 balapan, diikuti oleh Alex Barros dan Max Biaggi yang masing-masing 15 balapan.

15 tahun 170 hari – Scott Redding menjadi pembalap termuda yang pernah memenangkan balapan Grand Prix setelah memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Marco Melandri yang pernah memenangkan balapan sebelum usia 16 tahun.

12 – Ron Haslam finish di posisi ke-12 dengan menggunakan mesin rotary milik Norton pada balapan 500cc di Donington Park tahun 1991.

11,768 detik – Gap terbesar yang pernah terjadi di Donington Park, dibukukan oleh Casey Stoner terhadap Colin Edwards pada tahun 2007.

10 – Honda telah memenangkan 10 balapan di kelas tertinggi di sini. Rekor ini lebih banyak daripada pabrikan manapun.

10 – Neil Hodgson finish di urutan ke-10 pada tahun 2004, dan merupakan hasil terbaik yang pernah diraih pembalap Inggris di kelas 4-tak.

7 – Valentino Rossi menjadi pembalap yang paling sukses di semua kelas balapan Grand Prix, terutama di Donington Park dengan 7 kemenangan (1 x 125cc, 1 x 250cc, 2 x 500cc, 3 x MotoGP)

5 – Valentino Rossi juga memiliki 5 rekor kemenangan yang merupakan terbanyak di kelas premier, diikuti oleh Kevin Schwantz dengan 4 kemenangan, dan Mick Doohan dengan 3 kemenangan. Schwantz dan Doohan pernah terlibat kecelakaan yang spektakuler pada tahun 1993, seperti yang terlihat pada gambar di atas.

1 – Kemenangan Valentino Rossi di Donington pada tahun 2000 merupakan kemenangan perdananya di kelas 500cc.

0,231 detik – Merupakan jarak finis terdekat yang pernah terjadi di Donington Park pada tahun 1997, ketika Mick Doohan finis di depan teman satu timnya Tadayuki Okada.

 
© Copyright 2011-2012 Simoncelli MotoGP All Rights Reserved.
Template Design by Simoncelli MotoGP | Published by Bloggers Templates | Powered by Blogger.com.